Kabarwaykanan – Liverpool, salah satu raksasa Premier League, tengah berjuang keras untuk mempertahankan momentum dalam perburuan posisi empat besar. Namun, menjelang laga tandang krusial melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux pada Selasa mendatang, skuad asuhan Arne Slot dihadapkan pada badai cedera yang cukup mengkhawatirkan. Meskipun The Reds baru saja meraih kemenangan telak 5-2 atas West Ham United, berkat serangkaian gol dari bola mati yang memecahkan rekor, kondisi tim secara keseluruhan jauh dari ideal. Kembalinya bek serbaguna Jeremie Frimpong setelah pulih dari cedera paha memang menjadi angin segar, tetapi absennya beberapa pilar penting lainnya justru menimbulkan keraguan besar terhadap kekuatan tim saat menghadapi Wolves.
Kondisi Skuad yang Pincang

Kemenangan impresif atas West Ham United akhir pekan lalu mungkin sedikit menutupi masalah internal yang sedang dihadapi Liverpool. Performa tim yang belum sepenuhnya meyakinkan dalam menciptakan peluang dari permainan terbuka, terutama saat Florian Wirtz absen, menjadi indikasi bahwa kedalaman skuad sedang diuji. Pelatih Slot kini harus memutar otak untuk meracik strategi terbaik dengan daftar pemain yang terbatas, terutama di lini tengah dan depan. Situasi ini tentu menjadi tantangan berat bagi Liverpool yang berambisi finis di zona Liga Champions, mengingat setiap poin sangat berharga di fase krusial musim ini.
Daftar Cedera Pemain Kunci
Giovanni Leoni: Harapan Muda yang Terkapar
Perekrutan bek tengah berusia 19 tahun, Giovanni Leoni, pada musim panas lalu sempat memicu antusiasme tinggi di kalangan penggemar. Digadang-gadang sebagai salah satu talenta defensif paling menjanjikan di Eropa, Leoni diharapkan mampu menjadi aset jangka panjang bagi The Reds. Namun, nasib berkata lain. Debutnya pada September 2025 harus berakhir tragis setelah ia menderita cedera ligamen anterior (ACL) yang serius, memaksanya menepi hingga akhir musim. Leoni kini harus bersabar dan menunggu hingga musim depan untuk bisa kembali menunjukkan kemampuannya di Anfield, menunda impiannya untuk bersinar di panggung Premier League.
Wataru Endo: Jantung Lini Tengah yang Absen Lama
Gelandang bertahan serbaguna, Wataru Endo, dikenal sebagai pemain yang selalu siap mengorbankan diri demi tim. Namun, komitmennya harus dibayar mahal. Ia ditarik keluar lapangan dengan tandu setelah mengalami cedera pergelangan kaki yang parah saat tampil mengesankan melawan Sunderland pada 11 Februari lalu. Cedera ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool, mengingat peran vital Endo dalam menyeimbangkan lini tengah dan memutus serangan lawan. Pelatih Slot bahkan menyatakan bahwa "Wata akan absen untuk waktu yang lama. Kami tidak tahu persis berapa lama – tapi lama." Kondisi ini juga memunculkan kekhawatiran terkait partisipasinya di Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Jepang, mengingat betapa seriusnya cedera yang ia alami.
Florian Wirtz: Kreator Serangan yang Diragukan
Absennya Florian Wirtz dalam pertandingan melawan West Ham United sangat terasa, terutama dalam hal kreativitas serangan dari permainan terbuka. Playmaker seharga £116 juta ini ditarik dari skuad saat pemanasan melawan Nottingham Forest pada 22 Februari karena masalah punggung. Meskipun klub awalnya berharap ia bisa tampil melawan West Ham, Wirtz kembali harus menepi. Slot mengindikasikan bahwa pertandingan melawan Wolves kemungkinan besar terlalu dini baginya. "Minggu berikutnya akan ketat seperti yang terjadi sekarang, tetapi seperti yang saya katakan, saya pikir dia akan tersedia untuk hari ini [West Ham] juga, yang sayangnya tidak terjadi," ujar Slot. Targetnya mungkin adalah pertandingan melawan Galatasaray pada 10 Maret, namun kepastiannya masih abu-abu, menambah daftar panjang pemain yang tidak bisa diandalkan sepenuhnya.
Alexander Isak: Penyerang Mahal yang Terus Dihantam Cedera
Alexander Isak, penyerang yang didatangkan dengan biaya transfer memecahkan rekor klub sebesar £125 juta dari Newcastle United, belum mampu menunjukkan dampak signifikan di klub barunya. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh serangkaian cedera yang menghantamnya sepanjang musim 2025-26. Saat ini, Isak sedang menjalani rehabilitasi setelah sukses menjalani operasi untuk cedera kaki bagian bawah yang kompleks yang dideritanya pada bulan Desember. Slot memperkirakan Isak baru akan fit pada "akhir Maret, awal April," dan ia juga akan membutuhkan waktu tambahan untuk kembali ke performa terbaiknya. Kehadirannya sangat dinantikan untuk mempertajam lini serang The Reds yang terkadang terlihat tumpul tanpa kehadiran penyerang murni yang tajam.
Conor Bradley: Bek Kanan yang Akhiri Musim Lebih Cepat
Bek kanan muda, Conor Bradley, juga harus mengakhiri musim ini lebih cepat karena cedera lutut parah yang memaksanya ditarik keluar saat melawan Arsenal pada 8 Januari. Seperti Isak, pemain berusia 22 tahun ini juga telah menjalani operasi yang sukses untuk memperbaiki masalahnya, namun kepulihannya diperkirakan baru akan selesai pada musim 2026-27. Absennya Bradley menambah daftar panjang pemain bertahan yang harus menepi, memberikan tekanan lebih pada opsi bek kanan yang tersedia dan memaksa Slot untuk mencari alternatif dari skuad yang ada.
Daftar Skorsing Liverpool
Untuk pertandingan ini, Liverpool tidak memiliki pemain yang terkena skorsing. Ini setidaknya menjadi sedikit kabar baik di tengah tumpukan masalah cedera yang mendera skuad, memungkinkan Slot untuk memilih pemain yang fit tanpa batasan tambahan.



