Kabarwaykanan – Real Madrid bersiap menghadapi tantangan serius di ajang La Liga saat mereka menjamu Real Sociedad di Santiago Bernabeu pada Sabtu malam. Pertandingan ini menjadi sorotan utama bukan hanya karena pentingnya tiga poin, tetapi juga karena dinamika skuad Los Blancos yang kembali diperkuat oleh bintang andalan, Vinicius Junior, meskipun masih dihantui oleh badai cedera yang menimpa beberapa pilar penting mereka. Pelatih Alvaro Arbeloa dihadapkan pada sejumlah keputusan krusial untuk meracik formasi terbaik demi mengamankan kemenangan di kandang sendiri dan menjaga momentum positif di kompetisi domestik.
Kembalinya Bintang Brasil di Lini Serang

Kehadiran Vinicius Junior di lapangan adalah kabar gembira bagi para penggemar dan staf pelatih Real Madrid. Setelah absen pada kemenangan 2-0 atas Valencia pekan lalu akibat skorsing, penyerang sayap lincah asal Brasil ini kini telah menyelesaikan masa hukumannya dan siap kembali mengisi posisi di starting XI. Kembalinya Vinicius diharapkan mampu menambah dimensi serangan dan kecepatan di sisi kiri, sebuah elemen vital yang kerap menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan penting. Kemampuannya dalam melakukan dribel memukau, menciptakan peluang, dan insting mencetak gol akan menjadi senjata utama Madrid untuk membongkar pertahanan Real Sociedad yang dikenal solid. Absennya Vinicius sempat menimbulkan kekhawatiran, namun tim berhasil menunjukkan kedalaman skuad mereka. Kini dengan kembalinya sang bintang, kekuatan ofensif El Real diprediksi akan semakin tajam dan sulit dibendung.
Tantangan Cedera dan Pilihan Pelatih
Meskipun Vinicius kembali, Real Madrid masih harus berjuang mengatasi masalah cedera yang terus menghantui. Beberapa nama besar dipastikan absen, sementara beberapa lainnya masih diragukan tampil, memaksa Arbeloa untuk memutar otak dan memanfaatkan kedalaman skuad yang ada. Situasi ini menuntut fleksibilitas taktis dan kepercayaan penuh pada setiap anggota tim.
Absennya Pilar Penting
Dua pemain kunci yang dipastikan menepi adalah bek tengah Eder Militao dan gelandang serang Jude Bellingham. Keduanya masih dalam masa pemulihan dari cedera hamstring yang mereka alami. Kehilangan Militao meninggalkan lubang besar di jantung pertahanan, mengingat perannya sebagai tembok kokoh, pemimpin di lini belakang, serta kemampuannya dalam duel udara. Sementara itu, absennya Bellingham sangat terasa di lini tengah, mengingat kontribusinya yang luar biasa dalam mencetak gol, memberikan assist, serta energi dan visinya dalam membangun serangan dari lini kedua. Ketidakhadiran mereka menuntut pemain lain untuk tampil ekstra dan mengisi kekosongan yang ditinggalkan, baik dalam aspek bertahan maupun menyerang.
Keraguan di Lini Belakang dan Depan
Selain Militao dan Bellingham, ada dua pemain lain yang kondisinya masih harus dievaluasi menjelang pertandingan. Bek kiri Ferland Mendy juga mengalami masalah hamstring, yang berpotensi membuatnya absen. Jika Mendy tidak bisa bermain, posisi bek kiri kemungkinan besar akan diisi oleh Carreras, yang harus siap menghadapi tekanan dari sayap lawan dan memberikan dukungan ofensif. Di lini serang, Rodrygo juga diragukan tampil karena masalah otot. Ini menjadi dilema besar bagi Arbeloa, mengingat Rodrygo adalah salah satu penyerang serbaguna yang bisa bermain di berbagai posisi di lini depan dan memiliki kemampuan finishing yang mematikan.
Jika Rodrygo benar-benar absen, pelatih Arbeloa memiliki beberapa opsi untuk mengisi kekosongan di sisi kanan serangan. Brahim Diaz tampil sangat impresif saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Valencia, menunjukkan kualitasnya dengan pergerakan lincah dan kemampuan menciptakan peluang. Penampilan tersebut bisa menjadi modal kuat baginya untuk mendapatkan kepercayaan tampil sejak menit pertama. Sementara itu, Arda Guler dan Franco Mastantuono, yang juga merupakan opsi di lini serang, dilaporkan masih belum menemukan performa terbaik mereka, membuat peluang Brahim semakin besar untuk mengisi posisi tersebut.
Di posisi bek kanan, Trent Alexander-Arnold yang telah pulih dari cedera dan sempat tampil dari bangku cadangan saat melawan Valencia, berpeluang besar untuk kembali ke starting XI. Pengalaman, kualitas umpan silang, dan visi menyerangnya akan sangat berharga dalam membangun serangan dari sisi lapangan. Namun, Dani Carvajal, bek kanan veteran, tampaknya masih diabaikan dalam beberapa pertandingan terakhir, dengan David Jimenez mendapatkan kesempatan tampil sejak awal pada laga sebelumnya. Keputusan di posisi ini akan sangat menentukan keseimbangan pertahanan dan daya serang Madrid dari sektor sayap.
Kekuatan Lini Serang dan Formasi Ideal
Terlepas dari masalah cedera, Real Madrid masih memiliki kekuatan ofensif yang menakutkan, terutama dengan keberadaan Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis ini sedang dalam performa puncak, telah mencetak 38 gol di semua kompetisi musim ini, menjadikannya mesin gol utama tim. Mbappe akan kembali diandalkan sebagai penyerang tengah, memimpin lini depan dengan kecepatan, ketajaman, dan insting golnya yang luar biasa. Kehadirannya selalu menjadi ancaman serius bagi setiap lini pertahanan lawan.
Berdasarkan kondisi terkini dan pertimbangan taktis, berikut adalah prediksi susunan pemain awal Real Madrid untuk menghadapi Real Sociedad:
- Penjaga Gawang: Courtois
- Lini Pertahanan: Alexander-Arnold (bek kanan), Asencio (bek tengah), Huijsen (bek tengah), Carreras (bek kiri)
- Lini Tengah: Valverde (gelandang tengah), Tchouameni (gelandang bertahan), Camavinga (gelandang tengah)
- Lini Serang: Brahim (sayap kanan), Mbappe (penyerang tengah), Vinicius (sayap kiri)
Formasi ini menunjukkan kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda yang siap memberikan energi. Trio gelandang Valverde, Tchouameni, dan Camavinga akan bertugas menjaga keseimbangan, merebut bola, dan mendistribusikannya ke lini serang dengan cepat. Dengan Vinicius dan Brahim di sayap yang mendukung Mbappe di tengah, Real Madrid memiliki potensi untuk menciptakan banyak ancaman ke gawang lawan melalui kecepatan dan kreativitas. Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi kedalaman skuad dan strategi Alvaro Arbeloa dalam menghadapi tim tangguh seperti Real Sociedad, sekaligus menjadi kesempatan bagi para pemain untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan publik Bernabeu.



