Kabarwaykanan – Kabar terbaru dari bursa transfer Eropa menyebutkan bahwa bek muda berbakat dari klub Ligue 1, Rennes, Jeremy Jacquet, telah menetapkan pilihan utamanya untuk masa depan kariernya. Pemain bertahan berusia 20 tahun ini, yang telah menjadi sorotan berkat penampilannya yang mengesankan, dikabarkan sangat memprioritaskan kepindahan ke Chelsea di tengah minat dari sejumlah klub raksasa Eropa lainnya.
Jacquet, yang meski baru mengoleksi 35 penampilan di kasta tertinggi sepak bola Prancis, telah berhasil membangun reputasi sebagai salah satu prospek pertahanan paling cemerlang di Ligue 1. Musim ini, ia telah menjadi figur reguler di lini belakang Rennes, dengan 16 dari 17 penampilannya di liga dimulai sebagai starter. Konsistensi dan kematangan yang ditunjukkannya di usia muda telah menarik perhatian serius dari klub-klub papan atas, termasuk The Blues yang dilaporkan telah menyiapkan tawaran setelah terkesan dengan performa sang pemain.

Perburuan Jacquet: Chelsea Unggul dari Pesaing
Namun, jalan Chelsea untuk mendapatkan tanda tangan Jacquet tidak akan mudah. Spekulasi yang beredar luas menunjukkan bahwa klub London Barat itu menghadapi persaingan ketat dari dua kekuatan sepak bola Eropa lainnya: juara bertahan Premier League, Liverpool, dan raksasa Bundesliga, Bayern Munich. Kedua klub tersebut dikenal memiliki daya tarik yang kuat dan kemampuan finansial untuk bersaing di pasar transfer pemain berkualitas tinggi.
Meskipun demikian, menurut laporan dari jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, Jacquet telah menyampaikan dengan jelas bahwa ia lebih memilih untuk berlabuh di Stamford Bridge dibandingkan dengan opsi lain yang tersedia. Preferensi pribadi sang pemain ini tentu menjadi keuntungan signifikan bagi Chelsea dalam upaya mereka. Saat ini, pembicaraan antara Chelsea dan pihak klub Prancis, Rennes, sedang berlangsung intensif untuk mencapai kesepakatan transfer.
Tantangan Negosiasi dan Batas Waktu
Meski ada kemajuan dalam pembicaraan, proses transfer ini diperkirakan akan menghadapi rintangan yang cukup besar, terutama mengingat batas waktu bursa transfer yang semakin mendekat pada hari Senin. Rennes, sebagai klub pemilik Jacquet, menunjukkan keengganan untuk melepas salah satu aset berharganya di tengah musim kompetisi. Ditambah lagi, dengan kontrak sang bek yang masih berlaku hingga musim panas 2029, Rennes tidak berada dalam posisi tertekan untuk segera menjualnya, memberikan mereka kekuatan tawar yang kuat. Situasi ini membuat Chelsea harus bekerja ekstra keras dan cepat jika ingin mengamankan jasa Jacquet sebelum jendela transfer ditutup.
Analisis Kebutuhan Chelsea di Lini Pertahanan
Pertanyaan mengenai mengapa Chelsea begitu gencar mengincar bek tengah baru muncul, mengingat manajer Liam Rosenior saat ini memiliki beberapa pilihan di posisi tersebut. Daftar pemain bertahan yang fit meliputi Wesley Fofana, Benoit Badiashile, Trevoh Chalobah, dan Josh Acheampong. Namun, situasi cedera di skuad The Blues cukup mengkhawatirkan. Tosin Adarabioyo saat ini menepi karena masalah hamstring, sementara Levi Colwill masih dalam tahap pemulihan dari cedera lutut jangka panjang yang dialaminya.
Selain itu, Chelsea juga telah memanggil kembali Aaron Anselmino dari masa pinjamannya di Borussia Dortmund. Meskipun demikian, ada kemungkinan besar bahwa Anselmino bisa saja dipinjamkan kembali ke klub lain jika Chelsea berhasil mendatangkan bek tengah baru. Ini menunjukkan bahwa klub ingin memastikan kedalaman skuad yang memadai di lini belakang.
Meskipun Chelsea saat ini memiliki salah satu rekor pertahanan terbaik di Premier League, dengan hanya kebobolan 25 gol dalam 23 pertandingan (menempatkan mereka sebagai tim dengan rekor pertahanan terbaik ketiga bersama), manajemen klub tampaknya melihat lini belakang sebagai area yang masih memerlukan peningkatan. Akuisisi Jacquet akan tidak hanya menambah kedalaman, tetapi juga kualitas dan potensi jangka panjang yang signifikan bagi pertahanan The Blues, sejalan dengan visi klub untuk membangun tim yang kompetitif di semua lini.



