Kabarwaykanan – Liverpool dikabarkan tengah mempersiapkan perombakan signifikan di lini pertahanan mereka, dengan masa depan bek serbabisa Joe Gomez di Anfield menjadi sorotan utama. Setelah lebih dari satu dekade setia membela panji The Reds, pemain internasional Inggris ini berpotensi dilepas pada bursa transfer musim panas mendatang, sebuah langkah yang disebut-sebut sebagai "peluang besar" bagi klub Merseyside untuk merestrukturisasi skuad.
Gomez telah menjadi komponen penting dan sangat adaptif bagi Liverpool, membuktikan nilai dirinya di seluruh lini pertahanan selama berbagai kampanye perebutan trofi bergengsi. Kemampuannya bermain sebagai bek tengah, bek kanan, maupun bek kiri telah menjadikannya aset berharga. Namun, dengan kontrak sang pemain yang akan memasuki tahun terakhirnya pada 2027, manajemen klub kini dihadapkan pada keputusan krusial mengenai kelanjutan kariernya di Anfield.

Pergeseran Strategi Pertahanan Liverpool
Petinggi klub di departemen rekrutmen memahami bahwa jendela transfer musim panas yang akan datang adalah momen strategis untuk memaksimalkan nilai pasar sang pemain. Menurut laporan dari Kabarwaykanan.com, Liverpool melihat ini sebagai kesempatan emas untuk mengamankan biaya transfer yang layak untuk Gomez sebelum kontraknya berakhir. Pemain berusia 28 tahun ini, yang sebelumnya dikenal dengan kesetiaannya pada peran skuad, kini tidak lagi dipandang sebagai anggota tim yang tak tergantikan. Sebaliknya, ia dianggap sebagai aset berharga yang dapat digunakan untuk mendanai penguatan lebih lanjut di area lain.
Klub raksasa Merseyside ini dilaporkan berencana untuk beralih dari pemain serbabisa menuju bek yang lebih tradisional dan spesifik posisi. Perubahan filosofi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keseluruhan skuad dan memastikan setiap posisi diisi oleh spesialis terbaik. Gomez sendiri, yang sebelumnya nyaman dengan peran sebagai pelapis, kini disebut-sebut lebih terbuka untuk mencari tantangan baru, baik di kancah domestik Inggris maupun di liga-liga top Eropa lainnya. Dengan demikian, Liverpool diperkirakan akan mulai mendengarkan tawaran untuk sang bek setelah musim 2024-2025 berakhir, menandai potensi akhir dari era panjangnya di klub.
Klub Eropa Mengintai
Meskipun situasi kontrak Joe Gomez masih belum sepenuhnya terselesaikan, beberapa klub top Eropa telah muncul sebagai peminat serius. AC Milan dilaporkan berada di posisi terdepan dalam perburuan tanda tangannya. Raksasa Italia tersebut sangat bersemangat untuk memperkuat barisan pertahanan mereka dengan pengalaman dari Premier League. Kemampuan adaptasi Gomez yang tinggi, yang memungkinkannya bermain sebagai bek tengah maupun bek sayap, dianggap sebagai kekuatan kunci yang sangat menarik bagi Milan untuk bersaing di Serie A yang menuntut fleksibilitas taktis.
Minat dari Jerman dan Inggris
Selain Milan, Bayern Munich juga disebut-sebut menunjukkan minat terhadap bek tengah ini. Namun, juara Jerman tersebut mungkin hanya akan memformalkan ketertarikan mereka jika target utama lainnya tidak tersedia atau mengalami kendala. Perpanjangan kontrak Dayot Upamecano baru-baru ini juga secara signifikan mengurangi urgensi Bayern untuk segera merekrut bek tengah baru, memberikan mereka lebih banyak fleksibilitas dalam pasar transfer.
Di kancah domestik Inggris, West Ham United dan Brighton & Hove Albion juga dikaitkan dengan bintang yang dilaporkan bergaji £4.5 juta per tahun ini. Namun, ketertarikan The Hammers akan sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk menghindari degradasi dari Premier League, mengingat posisi mereka yang saat ini berada di papan bawah klasemen. Selain itu, kedua klub tersebut juga harus mampu memenuhi persyaratan gaji Gomez yang substansial, yang bisa menjadi penghalang serius dalam negosiasi transfer.
Keputusan Liverpool untuk mempertimbangkan penjualan Joe Gomez mencerminkan ambisi klub untuk terus beradaptasi dan memperkuat skuad di bawah arahan pelatih baru. Langkah ini bukan hanya tentang melepas seorang pemain, melainkan bagian dari strategi yang lebih besar untuk membangun fondasi tim yang lebih solid dan kompetitif di masa depan, memanfaatkan setiap peluang transfer untuk mencapai tujuan tersebut.



