Kabarwaykanan – Pertandingan pembuka pekan ke-21 Ligue 1 musim 2026 akan menyajikan duel krusial antara dua tim yang tengah berjuang mencari kemenangan perdana mereka di tahun ini. Lille akan bertandang ke Stade Saint-Symphorien untuk menghadapi Metz pada Jumat malam. Kedua kesebelasan sama-sama menelan kekalahan tipis 1-0 pada pekan sebelumnya; Metz takluk dari Angers dan terperosok di dasar klasemen, sementara Lille menyerah di tangan Lyon dan kini tertahan di posisi kelima. Laga ini menjadi sangat vital bagi Metz untuk keluar dari jurang degradasi, sekaligus bagi Lille untuk kembali ke jalur kemenangan demi mengamankan posisi di kompetisi Eropa.
Perjuangan Metz di Zona Degradasi

Musim ini menjadi periode yang sangat sulit bagi Les Merlus, julukan Metz, yang baru saja promosi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Prancis. Mereka seringkali hanya mampu memberikan perlawanan ketat, namun hasil akhir tetap berujung kekalahan. Tercatat, Metz telah menelan kekalahan dalam empat belas pertandingan liga musim ini, sebuah catatan yang sangat mengkhawatirkan bagi tim yang berjuang menghindari zona degradasi. Separuh dari kekalahan tersebut bahkan terjadi dengan selisih satu gol, termasuk saat manajer baru Benoit Tavenot menjalani pertandingan keduanya pekan lalu.
Saat ini, Metz hanya berjarak dua poin dari Nantes yang berada di zona playoff degradasi, dan enam poin dari Le Havre yang menempati posisi aman. Kemenangan pada laga ini akan sangat berarti, tidak hanya untuk mengakhiri delapan kekalahan beruntun mereka di kompetisi ini, tetapi juga untuk sementara waktu mengangkat mereka dari dasar klasemen, melewati Nantes dan Auxerre.
Pertahanan Metz menjadi sorotan utama. Mereka telah kebobolan 46 gol, menjadikannya tim dengan rekor pertahanan terburuk di Ligue 1 musim ini. Performa defensif mereka di kandang sendiri juga sangat mengkhawatirkan, dengan delapan gol bersarang di gawang mereka dalam dua pertandingan liga terakhir di Stade Saint-Symphorien. Meskipun demikian, delapan dari dua belas poin yang mereka kumpulkan sepanjang musim ini didapatkan di kandang, termasuk dua dari tiga kemenangan mereka, yang terakhir terjadi pada November lalu saat mengalahkan Nice 2-1. Ini menunjukkan bahwa meskipun rapuh, Metz masih memiliki potensi untuk memberikan kejutan di hadapan pendukung sendiri.
Ambisi Eropa Lille yang Terancam
Setelah menunjukkan performa yang menjanjikan di fase akhir Liga Europa, Lille justru kembali ke performa medioker di kancah domestik. Mereka menelan kekalahan keempat beruntun di Ligue 1 pada pekan lalu, membuat posisi mereka di zona Eropa semakin terancam. Les Dogues kini hanya unggul dua poin dari Strasbourg dan Toulouse, serta satu poin di atas Rennes.
Skuad asuhan Bruno Genesio ini belum meraih satu pun poin di liga domestik sepanjang tahun 2026, dan hanya mampu mencetak satu gol dari empat pertandingan tersebut. Kekalahan lainnya pada Jumat nanti akan menandai tiga kekalahan tandang beruntun bagi Lille, sebuah catatan yang terakhir kali terjadi antara Maret hingga April tahun lalu.
Meskipun demikian, Lille memiliki rekor sempurna melawan tiga tim yang baru promosi musim lalu, dengan total mencetak tujuh belas gol dalam pertandingan-pertandingan tersebut. Salah satu kemenangan telak mereka adalah saat menjamu Metz pada Oktober lalu dengan skor fantastis 6-1. Selain itu, Lille juga memiliki catatan impresif tak terkalahkan dalam sepuluh pertemuan terakhir mereka melawan Metz di kasta tertinggi. Rekor head-to-head ini tentu akan memberikan kepercayaan diri ekstra bagi Lille untuk mengakhiri tren negatif mereka.
Kabar Tim dan Absensi Pemain
Metz akan menghadapi laga ini dengan beberapa pemain kunci yang absen. Mamadou Sy diperkirakan akan absen karena cedera kepala, sementara Jean-Philippe Gbamin harus menepi akibat skorsing setelah menerima kartu merah langsung saat melawan Angers. Joseph Mangondo, striker berusia 20 tahun, juga diragukan tampil karena masalah lutut.
Di kubu Lille, daftar cedera juga cukup panjang. Thomas Meunier masih berkutat dengan cedera hamstring, Osame Sahraoui mengalami masalah otot, sementara Hamza Igamane dan Ousmane Toure harus absen lebih lama karena cedera ligamen krusiat. Marc-Aurele Caillard diperkirakan akan kembali absen karena cedera siku, Andre Gomes mengalami masalah otot, dan Nabil Bentaleb diragukan tampil karena masalah punggung atas.
Prediksi Susunan Pemain
Dengan kondisi tim yang pincang, kedua pelatih harus memutar otak untuk menurunkan susunan pemain terbaik.
Metz kemungkinan akan menurunkan: Fischer; Kouao, Colin, Yegbe, F. Toure; Deminguet, Stambouli, Traore; Hein, Diallo, Tsitaishvili.
Sementara Lille kemungkinan akan tampil dengan: Ozer; Santos, Ngoy, Mandi, Perraud; Broholm, Andre, Bouaddi, Correia; Fernandez-Pardo, Giroud.
Analisis Pertandingan dan Prediksi Skor
Melihat performa kedua tim dan rekor pertemuan mereka, laga ini sepertinya menjadi kesempatan emas bagi Lille untuk melampiaskan frustrasi mencetak gol mereka. Pertahanan Metz yang rapuh dan sering meninggalkan terlalu banyak ruang di area berbahaya akan menjadi sasaran empuk bagi lini serang Lille yang haus gol. Meskipun Metz akan bermain di kandang, kelemahan defensif mereka, terutama di Stade Saint-Symphorien, kemungkinan besar akan dieksploitasi oleh tim tamu. Lille memiliki kualitas individu yang lebih baik dan motivasi tinggi untuk kembali ke jalur kemenangan demi menjaga asa Eropa mereka.
Prediksi Kami: Metz 1-4 Lille



