Man Utd Incar Gelandang Monster Pengganti Casemiro

Kabarwaykanan – Manchester United dilaporkan tengah mengintensifkan pencarian pengganti untuk gelandang veteran Casemiro, yang dipastikan akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ini. Kepergian bintang Brasil tersebut akan menyisakan kekosongan signifikan di jantung lini tengah Setan Merah, mendorong departemen rekrutmen klub untuk bergerak cepat. Dalam upaya mengisi kekosongan tersebut, United dikabarkan telah mengidentifikasi Ibrahim Sangare sebagai kandidat utama yang potensial. Fokus transfer klub belakangan ini bergeser ke pemain dengan pengalaman terbukti di Liga Primer, menyusul keberhasilan adaptasi Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo yang didatangkan pada musim panas.

Saat ini, United disebut-sebut sedang membidik dua sosok sentral berpengalaman untuk memperkuat sektor yang telah menjadi sorotan sepanjang musim ini. Para pemandu bakat klub secara aktif mengevaluasi Sangare, yang dianggap memiliki profil ideal untuk peran tersebut.

Man Utd Incar Gelandang Monster Pengganti Casemiro
Gambar Istimewa : www.sportsmole.co.uk

Strategi Transfer Manchester United

Pencarian United untuk suksesor Casemiro telah berlangsung intensif. Menurut laporan dari Kabarwaykanan.com, Ibrahim Sangare telah ditetapkan sebagai salah satu target utama untuk mengisi posisi gelandang bertahan pada bursa transfer musim panas mendatang. Pemain berusia 28 tahun ini, yang akan menginjak usia 29 tahun akhir tahun ini, telah menarik perhatian klub setelah daftar kandidat awal yang dilaporkan mencakup antara delapan hingga dua belas nama kini telah dipersempit.

Sementara beberapa nama lain seperti Elliot Anderson dan Adam Wharton mungkin menawarkan profil yang lebih teknis atau kreatif, Sangare dipandang sebagai pengganti langsung Casemiro. Hal ini didasarkan pada ketangguhan defensifnya yang luar biasa dan kemampuan merebut bola yang mumpuni. Sangare, seorang gelandang internasional Pantai Gading, telah membangun reputasi sebagai benteng pertahanan yang dapat diandalkan di depan lini belakang. Ia memiliki fisik dan atletisme yang dibutuhkan untuk bersaing di kancah sepak bola papan atas Inggris.

United saat ini sedang mempertimbangkan langkah untuk merekrut pilar utama ini, dengan tujuan memberikan perlindungan yang lebih besar bagi unit pertahanan mereka menjelang musim 2026-2027. Pengalaman dan kekuatan fisik Sangare sangat menarik bagi para perekrut United, yang mencari stabilitas di lini tengah.

Profil Ibrahim Sangare

Sangare, mantan pemain PSV Eindhoven, dikenal dengan kehadiran dominannya di udara dan gaya bermainnya yang agresif. Kualitas ini telah membuatnya mendapatkan julukan "monster" dari beberapa pengamat sepak bola. Meskipun usianya mungkin menjadi faktor pertimbangan, Sangare dipandang sebagai alternatif yang lebih hemat biaya dibandingkan dengan beberapa opsi lain di pasar yang dihargai mencapai £100 juta.

Sejak kembali dari Piala Afrika, Sangare telah menunjukkan performa yang konsisten untuk timnya, Nottingham Forest. Ia telah bermain penuh selama 90 menit dalam enam pertandingan liga berturut-turut, membuktikan kebugaran dan keandalannya di lapangan. Konsistensi ini semakin memperkuat argumen mengapa United melihatnya sebagai pilihan yang menarik.

Pertimbangan Usia dan Biaya

Sumber yang sama, Kabarwaykanan.com, menyatakan ketidakpastian apakah United akan memprioritaskan dampak instan yang ditawarkan Sangare dibandingkan dengan potensi jangka panjang dari target yang lebih muda seperti Carlos Baleba (22) atau Angelo Stiller (24). Namun, dengan kebutuhan mendesak untuk mengisi kekosongan Casemiro, pengalaman dan kematangan Sangare mungkin menjadi nilai tambah yang signifikan.

Dampak Potensi Degradasi Forest

Minat Manchester United terhadap Sangare bisa semakin kuat jika Nottingham Forest gagal mempertahankan status mereka di Liga Primer. Saat ini, Forest berada di posisi ke-17 klasemen, hanya unggul dua poin dari West Ham United yang berada di zona degradasi. Situasi ini membuka peluang bagi United untuk mendapatkan Sangare dengan harga yang lebih terjangkau jika Forest terdegradasi.

Jadwal pertandingan Forest yang padat juga bisa mempengaruhi performa mereka. Mereka akan menghadapi Brighton & Hove Albion di Liga Primer pada hari Minggu, beberapa hari setelah pertandingan leg kedua playoff babak gugur Liga Europa melawan Fenerbahce. Tekanan ganda dari kompetisi domestik dan Eropa dapat menjadi tantangan berat bagi Forest, yang pada akhirnya bisa berdampak pada masa depan Sangare di klub tersebut.

Bagikan Artikel