Milner Sang Ironman Raja Penampilan Premier League

Kabarwaykanan – James Milner, sosok yang kerap dijuluki ‘Ironman’ Premier League, resmi mengukir namanya dalam buku sejarah sepak bola Inggris pada 21 Februari 2026. Momen bersejarah itu terjadi ketika ia tampil dalam pertandingan ke-654-nya di kasta tertinggi Liga Inggris, melampaui rekor penampilan Gareth Barry yang sebelumnya dianggap sulit dipecahkan. Dalam laga tersebut, timnya, Brighton & Hove Albion, berhasil menundukkan Brentford dengan skor 2-0. Perjalanan karier Milner yang luar biasa, dimulai sejak debutnya pada tahun 2002, kini mencapai puncaknya dengan rekor yang mungkin akan bertahan sangat lama, jika tidak abadi. Pencapaian ini menegaskan dedikasi, profesionalisme, dan kualitas Milner yang tak lekang oleh waktu.

Mengukir Sejarah Abadi di Premier League

Milner Sang Ironman Raja Penampilan Premier League
Gambar Istimewa : www.sportsmole.co.uk

Menjadi pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang masa di Premier League adalah pencapaian terbesar dalam karier Milner yang fantastis. Rekor ini tidak hanya menyoroti daya tahannya yang luar biasa, tetapi juga semangat kompetitif dan kualitasnya untuk tetap berada di level tertinggi selama periode yang begitu panjang. Penampilan ke-654 Milner untuk Brighton melawan Brentford pada Februari 2026 bukan sekadar angka; itu adalah simbol dari konsistensi dan komitmen yang tak tergoyahkan. Meskipun telah memecahkan rekor yang pernah tampak tak tersentuh, Milner menyatakan niatnya untuk terus bermain dan membantu Brighton mencapai hasil terbaik di sisa musim. Ini menunjukkan bahwa semangat juangnya masih menyala terang.

Awal Mula Sang Bintang Muda

Debut Mengejutkan di Usia Belia

Perjalanan Milner di Premier League dimulai pada 10 November 2002, saat ia membuat debutnya untuk Leeds United sebagai pemain pengganti. Kala itu, usianya baru 16 tahun 309 hari, menjadikannya pemain termuda kedua yang tampil di kompetisi tersebut pada masanya. Debut di usia yang sangat muda ini sudah mengindikasikan potensi besar yang dimilikinya.

Gol Perdana yang Mengukir Rekor

Milner tidak perlu menunggu lama untuk mencetak gol pertamanya di liga. Pada Boxing Day 2002, ia berhasil menjebol gawang Sunderland dalam kemenangan 2-1. Dengan usia 16 tahun 356 hari, gol tersebut menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League saat itu. Meskipun rekornya kemudian dipecahkan tiga tahun berselang oleh James Vaughan dari Everton, momen itu tetap menjadi tonggak penting dalam karier awalnya.

Meraih Kejayaan Puncak Liga Inggris

Karier Milner tidak hanya diwarnai oleh partisipasi, tetapi juga oleh raihan gelar juara. Ia telah mengangkat trofi Premier League sebanyak tiga kali, bersama dua klub berbeda, menunjukkan kemampuannya beradaptasi dan menjadi bagian integral dari tim pemenang.

Milner adalah bagian dari skuad Manchester City yang mengamankan gelar Premier League pertama mereka pada musim 2011-2012. Ia tampil dalam 26 pertandingan dan berkontribusi pada delapan gol (gol atau assist). Dua musim kemudian, ia kembali membantu City merebut gelar pada 2013-2014, dengan 31 penampilan dan terlibat dalam lima gol.

Setelah itu, Milner melanjutkan kesuksesannya bersama Liverpool. Ia memainkan peran krusial dalam skuad asuhan Jurgen Klopp yang mengakhiri penantian panjang klub untuk meraih gelar Premier League pada musim 2019-2020. Dalam kampanye juara tersebut, Milner tampil sebanyak 22 kali dan menyumbangkan empat kontribusi gol.

Momen Dramatis dan Kontribusi Krusial

Penalti Penentu Kemenangan yang Tak Terlupakan

Dari total 56 gol yang dicetak Milner di Premier League, 18 di antaranya berasal dari titik penalti. Namun, sedikit yang sepenting golnya melawan Leicester City pada Oktober 2019. Kala itu, Liverpool disamakan 1-1 oleh Leicester melalui gol James Maddison di menit ke-80. Namun, The Reds mendapatkan napas dramatis ketika mereka dihadiahi penalti di masa tambahan waktu. Milner mengambil tanggung jawab besar itu dan dengan tenang menempatkan bola ke pojok kanan bawah gawang, membuat Anfield bergemuruh dan mengamankan kemenangan dramatis bagi Liverpool. Kemenangan itu membantu Liverpool membangun momentum awal musim yang krusial, yang pada akhirnya membawa mereka meraih gelar Premier League di akhir musim.

Rekor Assist Lintas Generasi yang Unik

Daya tahan Milner sudah jelas terlihat dari rekor 654 penampilannya di Premier League, tetapi sang gelandang juga telah mengukir sejarah lebih lanjut yang menunjukkan betapa lamanya ia berkiprah di level tertinggi. Bermain untuk Brighton melawan Manchester United pada Oktober 2025, Milner menciptakan sebuah assist yang mencetak rekor baru di Premier League.

Milner memberikan umpan silang akurat dari tendangan sudut yang berhasil disundul dengan kuat oleh Charalampos Kostoulas, memperkecil ketertinggalan Brighton menjadi 3-2. Yang luar biasa, gol tersebut menandai pertama kalinya dalam sejarah Premier League seorang pemain memberikan assist kepada seseorang yang belum lahir saat si pemberi assist melakukan debutnya. Milner melakukan debut liganya untuk Leeds United pada November 2002 saat berusia 16 tahun, sementara Kostoulas baru lahir lima tahun kemudian, tepatnya pada Mei 2007.

Meskipun kombinasi pemecah rekor tersebut tidak dapat membantu Brighton mengamankan hasil positif, karena Manchester United akhirnya menang 4-2, momen itu tetap menjadi tonggak sejarah besar lainnya dalam karier Milner yang menakjubkan. James Milner adalah bukti hidup bahwa dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme dapat membawa seorang atlet mencapai puncak tertinggi dan bertahan di sana selama beberapa dekade.

Bagikan Artikel