Kabarwaykanan – Gelaran akbar Olimpiade Musim Dingin ke-25 di Milan-Cortina pada tahun 2026 siap memukau dunia, menyatukan hampir 3.000 atlet dari berbagai penjuru bumi yang berambisi membawa pulang medali emas. Ajang olahraga prestisius ini akan dimulai pada Rabu, 4 Februari, dan berlangsung hingga upacara penutupan yang dijadwalkan pada Minggu, 22 Februari. Bagi kontingen seperti Team GB, harapan besar disematkan untuk meraih hasil yang lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya di Beijing 2022, di mana mereka hanya mampu mengamankan dua medali, yakni satu emas dan satu perak dari cabang curling. IUESD SPORT akan menyajikan sorotan jadwal harian, termasuk potensi-potensi medali yang patut diwaspadai sepanjang perhelatan di Italia.
Pembukaan dan Awal Kompetisi

Olimpiade Musim Dingin 2026 akan dibuka secara resmi dengan beberapa pertandingan awal bahkan sebelum upacara pembukaan. Ini dirancang untuk segera menghadirkan atmosfer kompetisi yang intens.
Hari-hari Pertama: Curling dan Hoki Es
Aksi perdana akan dimulai pada Rabu, 4 Februari, dengan fokus utama pada pertandingan penyisihan ganda campuran curling. Pasangan-pasangan terbaik akan berjuang keras untuk mengukir awal yang kuat di turnamen ini. Keesokan harinya, Kamis, 5 Februari, persaingan di curling ganda campuran akan berlanjut, disusul dengan dimulainya pertandingan hoki es putri babak penyisihan dan kualifikasi snowboarding big air putra. Intensitas kompetisi akan meningkat dengan cepat di hari-hari awal ini.
Upacara Pembukaan Megah di San Siro
Jumat, 6 Februari, menjadi tanggal yang ditunggu-tunggu dengan digelarnya Upacara Pembukaan Olimpiade Musim Dingin. Stadion sepak bola ikonik San Siro akan menjadi saksi bisu kemegahan acara tersebut, yang dipastikan akan mendominasi pemberitaan global. Selain itu, cabang seluncur indah tim juga akan memulai penampilannya dengan program pendek, menambah semaraknya hari pembukaan resmi.
Perebutan Medali Perdana
Akhir pekan pertama Olimpiade akan menjadi momen krusial di mana medali-medali emas pertama akan diperebutkan, menandai dimulainya persaingan sengit menuju podium.
Sabtu Penuh Aksi dan Sejarah
Sabtu, 7 Februari, akan menjadi hari yang penuh dengan perebutan medali di berbagai disiplin. Beberapa di antaranya adalah Downhill Putra (Ski Alpen), Skiathlon Putri (Ski Lintas Alam), Lompat Ski Normal Hill Putri, Snowboard Big Air Putra, dan Speed Skating 3000m Putri. Ini adalah kesempatan bagi para atlet untuk mengukir nama mereka dalam sejarah sebagai peraih medali emas pertama di Milan-Cortina 2026. Sementara itu, kualifikasi slopestyle freeski putri juga akan berlangsung, dengan atlet muda berbakat yang siap menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Dominasi Kecepatan dan Ketahanan
Minggu, 8 Februari, akan melanjutkan euforia perebutan medali dengan fokus pada cabang-cabang yang menguji ketahanan dan kecepatan. Downhill Putri (Ski Alpen), Biathlon Estafet Campuran, Skiathlon Putra (Ski Lintas Alam), Luge Tunggal Putra, dan Speed Skating 5000m Putra akan menjadi sorotan utama. Selain itu, medali juga akan diperebutkan di Seluncur Indah Tim Putra serta Paralel Giant Slalom Putra dan Putri.
Puncak Persaingan dan Final Dramatis
Memasuki minggu kedua, intensitas kompetisi akan semakin memuncak dengan sejumlah final yang menjanjikan drama dan ketegangan.
Medali Emas Curling Ganda Campuran
Selasa, 10 Februari, akan menjadi hari yang sangat dinanti bagi penggemar curling, karena medali emas dan perunggu untuk ganda campuran akan diperebutkan. Ini adalah puncak dari perjuangan panjang di babak penyisihan, di mana setiap tim akan mengerahkan segalanya untuk meraih kejayaan. Selain itu, medali juga akan diperebutkan di Biathlon Individual 20km Putra, Final Sprint Klasik Ski Lintas Alam, Luge Tunggal Putri, dan Estafet Tim Campuran Short Track Speed Skating.
Sorotan Seluncur Indah dan Skeleton
Jumat, 13 Februari, akan menampilkan pertunjukan memukau dari program bebas seluncur indah putra, yang selalu menjadi salah satu acara paling ditunggu di setiap Olimpiade Musim Dingin. Selain itu, medali juga akan diperebutkan di Biathlon Sprint 10km Putra, Skeleton Putra, Speed Skating 10.000m Putra, Snowboard Cross Putri, dan Snowboard Halfpipe Putra. Cabang skeleton khususnya, seringkali menawarkan peluang medali bagi kontingen yang memiliki spesialis di nomor ini.
Drama Estafet dan Tim Campuran
Minggu, 15 Februari, akan menyajikan lebih banyak aksi tim dengan Biathlon Pursuits Putra & Putri, Skeleton Tim Campuran, dan Snowboard Cross Tim Campuran. Acara-acara ini tidak hanya menguji kemampuan individu tetapi juga kekompakan dan strategi tim. Speed Skating 500m Putri dan Dual Moguls Putra juga akan memperebutkan medali pada hari yang sama.
Menuju Final dan Penutupan
Pekan terakhir Olimpiade akan dipenuhi dengan final-final yang menegangkan dan upacara penutupan yang meriah.
Final Big Air dan Slopestyle
Senin, 16 Februari, akan menjadi panggung bagi final Big Air Freeski Putri, sebuah acara yang menjanjikan aksi-aksi akrobatik spektakuler di udara. Sementara itu, Selasa, 17 Februari, akan menghadirkan final Slopestyle Snowboard Putri, di mana para atlet akan menunjukkan kreativitas dan keahlian mereka di lintasan. Kedua acara ini selalu menjadi favorit penonton karena sifatnya yang dinamis dan tak terduga.
Pertarungan Emas Hoki Es dan Curling
Kamis, 19 Februari, akan menjadi hari penentuan bagi cabang hoki es putri, dengan pertandingan perebutan medali emas dan perunggu. Pertandingan ini dipastikan akan berlangsung sengit, dengan setiap tim berjuang untuk meraih posisi tertinggi di podium. Sabtu, 21 Februari, akan menjadi hari klimaks bagi curling putra, dengan pertandingan perebutan medali emas dan perunggu, yang selalu menyajikan strategi dan ketegangan tingkat tinggi.
Penutup Spektakuler
Minggu, 22 Februari, adalah hari terakhir Olimpiade Musim Dingin 2026. Meskipun menjadi hari penutupan, masih ada beberapa medali emas yang akan diperebutkan, termasuk Bobsleigh Empat Orang, Ski Lintas Alam Mass Start Klasik 50km Putri, Curling Putri perebutan medali emas, dan Hoki Es Putra perebutan medali emas. Hari terakhir ini akan menjadi penutup yang spektakuler, mengakhiri dua minggu penuh aksi dan emosi di Milan-Cortina.
Secara keseluruhan, Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 menjanjikan sebuah festival olahraga yang tak terlupakan, dengan berbagai disiplin yang menguji batas kemampuan manusia di tengah keindahan lanskap musim dingin Italia.



