Kabarwaykanan – Kabar buruk menghantam kubu Liverpool setelah gelandang andalan mereka, Wataru Endo, harus ditarik keluar lapangan karena cedera serius saat The Reds bertandang ke markas Sunderland dalam lanjutan Liga Primer Inggris pada Rabu malam. Insiden yang terjadi di Stadium of Light ini sontak menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi staf medis dan penggemar, mengingat peran krusial pemain internasional Jepang tersebut dalam skema permainan tim. Momen nahas itu terjadi ketika Endo, dalam upaya krusialnya menghalau bola, melakukan gerakan memutar yang menyebabkan kakinya tersangkut di permukaan lapangan. Meskipun sempat menunjukkan tanda-tanda mampu melanjutkan pertandingan, dengan berdiri kembali setelah insiden tersebut, namun tidak lama kemudian jelas terlihat bahwa ia mengalami masalah yang berpotensi serius. Tim medis pun segera dipanggil dan Endo akhirnya harus ditandu keluar lapangan, meninggalkan lapangan dengan ekspresi menahan sakit yang jelas terlihat.
Momen Cedera dan Kondisi Awal

Peristiwa cedera Wataru Endo menjadi sorotan utama dalam pertandingan krusial Liverpool melawan Sunderland. Pada menit ke-69, saat kedudukan masih 0-1 untuk keunggulan Liverpool, Endo terlibat dalam sebuah perebutan bola di lini tengah. Dalam upayanya untuk melakukan sapuan bersih, kaki sang gelandang tersangkut di rumput lapangan saat ia memutar badannya. Momen tersebut langsung memicu kekhawatiran, meskipun secara mengejutkan Endo sempat bangkit berdiri. Namun, setelah beberapa langkah, ia kembali terjatuh dan menunjukkan indikasi rasa sakit yang luar biasa. Keputusan untuk memanggil tandu diambil setelah tim medis menilai bahwa pemain berusia 33 tahun itu tidak dapat melanjutkan pertandingan. Joe Gomez kemudian masuk menggantikan Endo, menandai perubahan paksa pertama bagi Liverpool dalam laga tersebut. Kehilangan Endo di tengah pertandingan ini tentu menjadi pukulan telak, terutama mengingat ia baru saja mendapatkan kesempatan sebagai starter di Liga Primer musim ini.
Potensi Tingkat Keparahan Cedera Endo
Proses pemulihan cedera pergelangan kaki sangat bergantung pada tingkat kerusakan yang dialami. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kondisi Endo, tim medis Liverpool kemungkinan besar tidak akan melakukan pemindaian atau MRI hingga pembengkakan awal pada area yang cedera mereda, yang biasanya memakan waktu beberapa hari hingga seminggu. Namun, berdasarkan pengalaman dan protokol medis, ada beberapa skenario pemulihan yang bisa diantisipasi.
Klasifikasi Cedera Pergelangan Kaki
Secara umum, cedera pergelangan kaki diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan:
- Tingkat Pertama (Grade One): Ini adalah cedera ligamen ringan, di mana ligamen hanya meregang atau mengalami robekan mikroskopis. Pemulihan untuk cedera jenis ini biasanya memakan waktu sekitar dua minggu.
- Tingkat Kedua (Grade Two): Cedera ini melibatkan robekan ligamen yang lebih signifikan, tetapi ligamen masih utuh sebagian. Waktu pemulihan untuk cedera tingkat dua berkisar antara tiga hingga enam minggu.
- Tingkat Ketiga (Grade Three): Ini adalah cedera paling parah, yang melibatkan robekan atau putusnya satu atau lebih ligamen pergelangan kaki secara total. Pemulihan untuk cedera tingkat tiga bisa sangat lama, berpotensi membuat pemain absen hingga tiga bulan.
Selain robekan ligamen, ada juga kekhawatiran mengenai kemungkinan patah tulang atau retak pada pergelangan kaki. Pada tahap awal ini, tanpa hasil pemindaian yang jelas, sangat sulit untuk menentukan jenis cedera pasti yang dialami oleh gelandang tangguh tersebut. Fakta bahwa Endo sempat mampu berdiri kembali bisa menjadi pertanda baik, namun rasa sakit yang jelas terlihat saat ia ditandu keluar lapangan menunjukkan bahwa masalah yang dihadapinya tidak bisa dianggap enteng.
Dampak Terhadap Kedalaman Skuad Liverpool
Cedera Wataru Endo datang pada waktu yang sangat tidak ideal bagi Liverpool. Dalam pertandingan melawan Sunderland, Endo diturunkan sebagai bek kanan, posisi yang bukan merupakan posisi naturalnya, karena absennya Dominik Szoboszlai akibat skorsing. Selain itu, dua bek kanan murni lainnya, Jeremie Frimpong dan Conor Bradley, juga sedang dalam masa pemulihan dari cedera. Meskipun Joe Gomez berhasil kembali dari masalah cedera baru-baru ini dan masuk dari bangku cadangan, kehilangan pemain serbaguna seperti Endo yang mampu mengisi berbagai posisi, termasuk bek kanan dan gelandang bertahan, jelas merupakan pukulan telak. Kedalaman skuad menjadi sangat krusial di fase-fase penting musim ini, terutama saat Liverpool berjuang di tiga kompetisi berbeda.
Tantangan Liverpool di Tengah Perburuan Gelar
Skuad asuhan Arne Slot saat ini sedang berupaya keras untuk meraih kesuksesan di berbagai ajang. Mereka tengah memburu gelar Piala FA dan Liga Champions musim ini, sekaligus berusaha mengamankan posisi lima besar di tabel klasemen Liga Primer. Kehilangan pemain kunci seperti Endo, yang memberikan keseimbangan dan ketangguhan di lini tengah, akan sangat terasa. Ini memaksa Slot untuk lebih kreatif dalam merotasi pemain dan menemukan solusi taktis untuk mengatasi absennya Endo. Dengan jadwal pertandingan yang padat dan tuntutan tinggi di setiap kompetisi, setiap cedera pemain menjadi tantangan besar yang harus diatasi dengan cermat oleh tim pelatih dan medis Liverpool.

