Silva Ingatkan Arsenal City Akan Berjuang Mati Matian

Kabarwaykanan – Gelandang serang Manchester City, Bernardo Silva, telah melontarkan peringatan tegas kepada Arsenal, pemimpin klasemen sementara Liga Primer Inggris, bahwa timnya akan berjuang hingga titik darah penghabisan demi mempertahankan gelar juara. Pernyataan ini muncul saat kompetisi memasuki bulan-bulan krusial, di mana City yang kini menempati posisi kedua, terpaut empat poin dari The Gunners. Meskipun sempat mengalami kemunduran, termasuk kekalahan 0-2 dalam derbi Manchester, skuad asuhan Pep Guardiola menunjukkan respons kuat dengan meraih kemenangan beruntun atas Wolverhampton Wanderers di liga dan Galatasaray di Liga Champions, menegaskan kembali mental juara mereka.

Persaingan Ketat di Puncak Klasemen

Silva Ingatkan Arsenal City Akan Berjuang Mati Matian
Gambar Istimewa : www.sportsmole.co.uk

Musim 2025-26 Liga Primer Inggris semakin memanas, dengan persaingan di papan atas yang melibatkan dua raksasa, Manchester City dan Arsenal. City, yang dikenal dengan pengalaman juara beruntun, kini berada di posisi yang menantang sebagai pengejar. Pep Guardiola, manajer City, kerap menekankan bahwa pasukannya memiliki pengalaman memenangkan gelar secara serial, sebuah modal berharga untuk menavigasi tekanan tinggi di sisa musim. Pernyataan Silva ini bukan sekadar optimisme, melainkan sebuah deklarasi perang psikologis yang bertujuan untuk menekan mental lawan, mengingatkan mereka akan ketangguhan dan determinasi City yang telah teruji dalam berbagai kesempatan.

Silva, yang telah menjadi bagian integral dari kesuksesan City selama sembilan tahun terakhir, mengungkapkan bahwa ia belum pernah menyaksikan tim selain Manchester City atau Liverpool mengangkat trofi Liga Primer selama kariernya di Inggris. Baginya, prospek Arsenal memenangkan liga terasa seperti "sensasi aneh," mengingat puasa gelar mereka selama dua dekade sejak era Invincibles. Komentar ini secara tidak langsung menyoroti dominasi City dan Liverpool dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus mencoba menanamkan keraguan pada kemampuan Arsenal untuk mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim.

"Dalam pengalaman saya di sini di Inggris, Liverpool telah memenangkan dua gelar liga dan kami telah memenangkan enam, jadi saya belum pernah mengalami Arsenal memenangkan liga," ujar Silva. "Namun kenyataannya saat ini mereka berada di posisi yang lebih baik dari kami. Saya baru-baru ini mengatakan bahwa kedua tim masih akan kehilangan poin, tetapi sayangnya kami memulai tahun ini dalam bentuk negatif, karena kami bisa mendapatkan keuntungan emosional dan kami tidak melakukannya." Silva menambahkan bahwa meskipun City sempat kehilangan momentum, Arsenal juga gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperlebar jarak, yang memberikan harapan baru bagi City untuk terus berjuang.

Mental Juara Manchester City

Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola telah membangun reputasi sebagai tim yang tak kenal menyerah, terutama dalam perburuan gelar. Kemampuan mereka untuk bangkit dari keterpurukan dan menunjukkan performa konsisten di momen-momen krusial adalah ciri khas yang membedakan mereka. Silva menegaskan bahwa meskipun ada pasang surut, semangat juang dan ambisi untuk meraih gelar Liga Primer tetap membara di dalam skuad. Setiap musim memiliki dinamikanya sendiri, dan City percaya bahwa mereka masih memiliki banyak pertandingan untuk dimainkan dan peluang untuk membalikkan keadaan.

Pengalaman para pemain senior seperti Silva, Kevin De Bruyne, dan Rodri, yang telah merasakan pahit manisnya perburuan gelar, menjadi aset tak ternilai. Mereka tahu persis apa yang diperlukan untuk tampil maksimal di bawah tekanan dan bagaimana menjaga fokus hingga peluit akhir musim dibunyikan. Pernyataan Silva ini juga bisa diartikan sebagai upaya untuk memotivasi rekan-rekannya sendiri, mengingatkan mereka akan DNA juara yang telah tertanam kuat di klub.

Masa Depan Silva di Etihad

Di tengah ketatnya perburuan gelar, spekulasi mengenai masa depan Bernardo Silva di Etihad Stadium juga mencuat. Kontrak pemain berusia 31 tahun ini akan berakhir pada Juni 2026, dan pertanyaan tentang apakah ini akan menjadi perburuan gelar terakhirnya bersama City terus bergaung. Rumor mengenai kemungkinan kembalinya Silva ke tanah kelahirannya, Portugal, semakin santer terdengar, dengan beberapa klub raksasa Portugal dilaporkan memantau situasinya dengan cermat.

Ketika ditanya mengenai masa depannya setelah kesuksesan di Liga Champions tengah pekan, Silva mengisyaratkan bahwa ia telah memiliki keputusan, namun menegaskan bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk pengumuman publik. "Saya punya ide (tentang apa yang akan terjadi), tetapi ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya," kata Silva. "Ketika saatnya tiba, saya dan klub akan mengumumkannya dan Anda akan tahu." Pernyataan ini menambah lapisan intrik pada situasi Silva, seorang gelandang serbaguna yang telah menjadi tulang punggung kesuksesan klub sejak 2017, dengan enam gelar Liga Primer dan satu trofi Liga Champions yang bersejarah. Bagaimana pun keputusan yang diambil, fokus Silva saat ini adalah membantu Manchester City meraih gelar Liga Primer ketujuh di bawah kepemimpinannya.

Bagikan Artikel