Spurs Incar Bek Bournemouth Dihadang MU

Kabarwaykanan – Tottenham Hotspur dikabarkan telah memasuki perburuan untuk mendapatkan tanda tangan bek tangguh AFC Bournemouth, Marcos Senesi, dalam bursa transfer mendatang. Namun, ambisi Spurs untuk mengamankan jasa pemain asal Argentina ini tidak akan mudah, mengingat mereka harus menghadapi persaingan ketat dari rival Premier League, Manchester United. Kedatangan Senesi, yang akan berstatus bebas transfer di musim panas, bisa menjadi langkah strategis bagi Spurs yang tengah berjuang keras di papan bawah klasemen.

Klub London Utara ini baru saja mengkonfirmasi penunjukan Igor Tudor sebagai pengganti sementara Thomas Frank. Dengan hanya 29 poin dari 26 pertandingan, Spurs saat ini menempati posisi ke-16 di Premier League, hanya lima poin di atas West Ham United yang berada di zona degradasi. Situasi ini menempatkan Tottenham dalam ancaman pertarungan degradasi lainnya. Jika mereka ingin kembali bersaing memperebutkan tempat di kompetisi Eropa musim depan, sejumlah rekrutan signifikan akan sangat dibutuhkan sebelum musim 2026-2027 bergulir.

Spurs Incar Bek Bournemouth Dihadang MU
Gambar Istimewa : www.sportsmole.co.uk

Perburuan Bek Tangguh di Bursa Transfer

Marcos Senesi telah menunjukkan performa yang konsisten di lini belakang Bournemouth, menjadikannya target menarik bagi banyak klub papan atas. Statusnya sebagai pemain bebas transfer di musim panas mendatang tentu menambah daya tarik, memungkinkan klub pengincarnya untuk menghemat biaya transfer yang bisa dialokasikan untuk gaji atau bonus penandatanganan. Kabarwaykanan.com melaporkan bahwa Tottenham telah secara resmi menyatakan minatnya, namun Manchester United juga disebut-sebut sebagai salah satu peminat serius.

Persaingan dengan Manchester United jelas menjadi tantangan besar. Setan Merah, yang saat ini berada di posisi keempat dengan 45 poin, memiliki peluang besar untuk setidaknya lolos ke Liga Europa, bahkan mungkin Liga Champions. Keikutsertaan dalam kompetisi antarklub Eropa, terutama Liga Champions, akan memberikan keuntungan signifikan bagi United dalam menarik pemain incaran, termasuk Senesi. Sementara itu, Spurs tidak dapat menawarkan daya tarik serupa, yang menuntut mereka untuk mencari strategi lain guna memenangkan hati sang pemain.

Tantangan Spurs Tanpa Kompetisi Eropa

Ketidakmampuan Tottenham untuk menawarkan sepak bola kontinental kepada calon rekrutan baru menjadi batu sandungan utama. Pemain berkualitas tinggi seringkali memprioritaskan kesempatan bermain di panggung Eropa, baik Liga Champions maupun Liga Europa. Situasi ini menempatkan Spurs pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan klub-klub seperti Manchester United yang memiliki prospek lebih cerah di kancah Eropa.

Namun, Spurs bisa mencoba mengungguli rival mereka di departemen manajerial. Manchester United saat ini ditangani oleh Michael Carrick sebagai manajer interim. Meskipun ada kemungkinan Carrick akan diangkat secara permanen, minimnya pengalamannya melatih tim secara permanen di salah satu dari lima liga top Eropa bisa menjadi faktor yang membuat beberapa pemain enggan bergabung dengan Setan Merah. Ini adalah celah yang bisa dimanfaatkan Tottenham.

Keunggulan Manajerial Sebagai Daya Tarik

Jika Tottenham berhasil meyakinkan seorang pelatih top dan berpengalaman, seperti Xabi Alonso (seperti yang dispekulasikan di beberapa media), untuk mengambil alih kendali dari Frank, maka citra klub di mata para bintang lapangan hijau bisa meningkat secara drastis. Seorang manajer dengan reputasi dan rekam jejak yang terbukti mampu menarik pemain-pemain berkualitas, bahkan tanpa janji bermain di kompetisi Eropa. Visi dan proyek jangka panjang yang ditawarkan oleh seorang manajer kaliber tinggi bisa menjadi daya tarik yang kuat bagi pemain seperti Senesi.

Implikasi Kedatangan Senesi Bagi Lini Pertahanan

Merekrut pemain mapan dari Premier League secara gratis tentu merupakan langkah cerdas, namun kedatangan Senesi juga dapat memicu spekulasi mengenai potensi kepergian beberapa pemain bertahan Spurs yang sudah ada. Salah satu nama yang sering disebut adalah Cristian Romero. Bek asal Argentina ini kerap menyuarakan kekecewaannya di media sosial musim ini dan sering bermasalah dengan kebugaran serta disiplin.

Namun, mengingat Senesi dominan bermain di sisi kiri pertahanan Bournemouth, kekhawatiran mungkin lebih tertuju pada Micky van de Ven, yang juga beroperasi di posisi yang sama. Bek asal Belanda ini telah dikaitkan dengan kepindahan ke klub-klub besar seperti Liverpool. Meskipun demikian, kontrak Van de Ven dengan Tottenham masih berlaku hingga tahun 2029, yang berarti klub memiliki posisi kuat untuk menolak tawaran apa pun yang datang di musim panas. Kedatangan Senesi bisa jadi merupakan upaya untuk memperkuat kedalaman skuat atau bahkan mempersiapkan diri jika ada tawaran yang terlalu menggiurkan untuk Van de Ven di masa mendatang.

Secara keseluruhan, perburuan Marcos Senesi menjadi cerminan dari ambisi Tottenham Hotspur untuk membangun kembali kekuatan tim di tengah tantangan berat. Keputusan akhir Senesi tidak hanya akan bergantung pada tawaran finansial, tetapi juga pada prospek olahraga dan stabilitas manajerial yang bisa ditawarkan oleh kedua klub raksasa Inggris ini.

Bagikan Artikel