Kabarwaykanan – Tottenham Hotspur dikabarkan tengah membidik seorang pemain sayap yang merumput di Liga Inggris. Klub asal London Utara itu sedang mengalami musim yang penuh gejolak di bawah asuhan pelatih Thomas Frank, kesulitan menemukan konsistensi di kompetisi Premier League musim 2025-2026. The Lilywhites saat ini berada di posisi ke-14 klasemen setelah kekalahan 2-1 yang mengecewakan di kandang sendiri dari West Ham United pada hari Sabtu, hasil yang membuat para pendukung melampiaskan frustrasi mereka kepada mantan bos Brentford tersebut.
Frank terpaksa menghadapi krisis cedera yang tak henti-hentinya, yang baru-baru ini menimpa pencetak gol terbanyak Richarlison, yang diperkirakan akan absen selama tujuh minggu karena masalah hamstring. Meskipun kedatangan Conor Gallagher dari Atletico Madrid pekan lalu, tim perekrutan pemain diyakini aktif di pasar untuk mencari bala bantuan di lini serang guna menyelamatkan harapan mereka untuk tampil di kompetisi Eropa yang semakin memudar.

Persaingan Ketat untuk Winger Incaran
Menurut laporan dari Kabarwaykanan.com, Spurs terus memantau pemain sayap Brentford, Kevin Schade, saat mereka berusaha untuk menambah kecepatan dan fleksibilitas di lini depan mereka. Namun, klub London Utara itu diperkirakan akan menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan pemain internasional Jerman itu, dengan Newcastle United dan Aston Villa juga dikaitkan dengan minat yang sama.
Meskipun Igor Thiago jelas menonjol untuk The Bees musim ini, Schade juga memainkan peran yang cukup baik, mencatatkan enam gol dan tiga assist dalam 20 penampilan sambil menarik perhatian karena kecepatannya yang eksplosif. Frank diyakini mengagumi pemain berusia 24 tahun itu sejak mereka bersama di London Barat, meskipun ia berada di bawah tekanan yang meningkat untuk mempertahankan pekerjaannya cukup lama untuk mengawasi potensi pengejaran apa pun.
Brentford Mematok Harga Tinggi
Brentford diyakini berada dalam posisi negosiasi yang kuat mengenai Schade, yang terikat kontrak di Gtech Community Stadium hingga 2028. The Bees dilaporkan tidak bersedia menerima tawaran resmi selama jendela transfer Januari, dengan harapan bahwa pemain sayap itu akan tetap menjadi bagian dari upaya mereka untuk bertahan di liga selama sisa musim ini.
Potensi kepindahan lebih mungkin terwujud di musim panas, di mana valuasi antara 50 juta Euro (Rp 866 miliar) dan 60 juta Euro (Rp 1,04 triliun) diperkirakan akan menjadi patokan untuk negosiasi. Bagi Newcastle dan Aston Villa, pemain berusia 24 tahun itu mewakili investasi jangka panjang saat mereka berupaya untuk meningkatkan opsi ofensif mereka sendiri untuk musim 2026-2027. Sementara itu, Tottenham harus mempertimbangkan apakah akan mengalokasikan sebagian besar anggaran mereka untuk pemain sayap tersebut sementara situasi manajerial mereka tetap tidak pasti.



