Telstar Tantang Juara Bertahan di KNVB Beker

Kabarwaykanan – Panggung perempat final KNVB Beker akan menyajikan duel menarik antara Telstar dan juara bertahan, Go Ahead Eagles, di BUKO Stadion. Kedua tim sama-sama tengah berjuang menemukan konsistensi di liga domestik, namun memiliki performa yang kontras di ajang piala. Telstar, yang dikenal dengan daya gedornya di kompetisi ini, berambisi melanjutkan dongeng mereka hingga babak semifinal, sementara Go Ahead Eagles bertekad mempertahankan mahkota meskipun kerap harus melewati drama adu penalti. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim untuk mengamankan satu tempat di empat besar.

Perjalanan Telstar Menuju Perempat Final

Telstar Tantang Juara Bertahan di KNVB Beker
Gambar Istimewa : www.sportsmole.co.uk

Momentum Positif di Piala, Tantangan di Liga

Telstar menutup tahun 2025 dengan catatan impresif, tidak terkalahkan sepanjang Desember. Serangkaian hasil imbang melawan Heracles (1-1) dan NEC (2-2) diikuti oleh kemenangan beruntun atas Hoek dan NAC Breda, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi empat pertandingan. Tren positif ini sebenarnya sudah terlihat sejak akhir Oktober hingga akhir November, di mana mereka mencatatkan empat laga tanpa kekalahan (tiga seri, satu menang), sebelum akhirnya takluk tipis 2-1 di kandang oleh Feyenoord. Dengan hanya satu kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhir di liga dan piala pada akhir 2025, tim berjuluk Singa Putih ini memiliki modal berharga untuk mengarungi tahun baru.

Namun, awal tahun 2026 justru membawa tantangan baru bagi skuad asuhan Anthony Correia. Telstar menelan tiga kekalahan di bulan Januari, masing-masing dari Ajax (3-2), AZ Alkmaar (1-0), dan PEC Zwolle (4-0). Jumlah kekalahan di Januari ini bahkan melampaui total kekalahan mereka dalam dua bulan terakhir 2025. Kondisi ini menuntut Correia untuk segera menemukan solusi saat menjamu Go Ahead Eagles pekan ini. Beruntung, ajang KNVB Beker musim ini menjadi penyelamat bagi Telstar, di mana mereka menunjukkan performa mencetak gol yang sangat kuat. Kemenangan telak atas Lisse (5-0), Hoek (4-1), dan Almere City (3-1) membawa De Witte Leeuwen melaju ke perempat final. Ini adalah pencapaian pertama mereka di tahap ini sejak musim 2001-02, ketika mereka harus mengakui keunggulan Jong Ajax 3-0. Telstar berharap dapat memanfaatkan momentum di piala ini sebagai batu loncatan untuk mengulang kesuksesan tim tahun 1992 yang berhasil mencapai semifinal. Meskipun tim kala itu takluk dari Roda di empat besar, skuad saat ini berambisi untuk setidaknya menyamai pencapaian 34 tahun silam dengan menyingkirkan sang juara bertahan.

Go Ahead Eagles: Juara Bertahan yang Terseok

Drama Adu Penalti dan Paceklik Kemenangan Normal

Melvin Boel mungkin bukan sosok yang menukangi Go Ahead Eagles saat meraih gelar KNVB Beker perdananya musim lalu, di mana Paul Simonis adalah arsitek di balik kejayaan tersebut. Namun, Boel berhasil menjaga rekor tak terkalahkan timnya di kompetisi ini. Sama seperti musim lalu, ketika Kebanggaan IJssel memenangkan dua adu penalti dalam perjalanan menuju juara, musim ini pun mereka harus melalui jalur serupa untuk mencapai delapan besar. Kemenangan adu penalti atas Roda dan Heracles memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi tujuh pertandingan di KNVB Beker.

Meskipun sukses memenangkan empat adu penalti berturut-turut dalam dua musim terakhir, Boel tentu berharap hasil yang lebih lugas di BUKO Stadion. Namun, meraih kemenangan dalam waktu normal 90 menit menjadi tantangan besar bagi Kowet. Kemenangan terakhir mereka di waktu normal terjadi pada awal November dengan skor 2-1 atas Feyenoord. Sejak saat itu, Go Ahead Eagles gagal meraih kemenangan dalam 90 menit di 14 pertandingan di semua kompetisi, dengan sembilan di antaranya berakhir imbang. Masih harus dilihat apakah rentetan tanpa kemenangan normal ini akan berakhir saat bertandang ke markas Telstar pekan ini. Pertemuan sebelumnya di BUKO Stadion musim ini berakhir dengan kekalahan 4-2 bagi Go Ahead Eagles, sebuah hasil yang mungkin sedikit meredupkan harapan para penggemar yang sebelumnya menikmati tiga kemenangan beruntun di laga ini antara 2019 dan 2021 sebelum kekalahan September lalu di Holland Utara.

Kondisi Tim dan Pemain Kunci

Telstar Andalkan Ketajaman Zonneveld

Telstar kemungkinan akan kehilangan kiper Ronald Koeman Jr yang ditarik keluar saat kekalahan dari Zwolle akhir pekan lalu, menjadikannya diragukan tampil. Devon Koswal, Tyrone Owusu, dan Patrick Brouwer juga diperkirakan absen karena cedera. Milan Zonneveld menjadi tumpuan utama Telstar di lini serang, dengan lima dari 12 gol tim di KNVB Beker musim ini berasal dari kontribusinya, mencakup 41,7% dari total gol mereka di kompetisi ini. Ketajamannya akan sangat dibutuhkan untuk menembus pertahanan Go Ahead Eagles.

Di kubu Go Ahead Eagles, Soren Tengstedt telah kembali ke bangku cadangan untuk pertama kalinya sejak Agustus, namun juara bertahan KNVB Beker ini masih tanpa Gerrit Nauber (kaki), Pim Saathof (lutut), dan Robbin Weijenberg (lutut). Dengan Milan Smit yang telah mencetak 10 gol kini dipinjamkan ke Stoke City, beban serangan beralih ke Mathis Suray. Suray, yang telah mencetak 11 gol musim ini (satu di antaranya di piala domestik), belum berhasil mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir, meskipun sebelumnya ia mencetak empat gol dalam tiga pertandingan.

Prediksi Pertandingan

Telstar menunjukkan performa mencetak gol yang luar biasa di KNVB Beker musim ini dan akan berusaha memanfaatkan kelemahan Go Ahead Eagles yang belum meraih kemenangan dalam waktu normal sejak November. Dengan ambisi untuk mempertahankan performa apik mereka di depan gawang dan menghindari adu penalti melawan Kowet, Telstar diunggulkan untuk menciptakan kejutan bersejarah di hadapan para pendukungnya sendiri. Pertandingan ini diprediksi akan berakhir dengan kemenangan tipis bagi Telstar, dengan skor 2-1.

Bagikan Artikel